preloader

Cerita Cintaku dan Cerita Uangnya Raditya Dika

Jan 18, 2020

Cerita Cintaku adalah pertunjukan komedi karya Raditya Dika dengan konsep yang bisa dibilang belum pernah ada sebelumnya. Pertunjukan ini terdiri dari dua segmen, yaitu Raditya Dika berstand-up comedy sambil menceritakan cerita cintanya, dan penonton yang menceritakan cerita cintanya melalui selembar kertas yang nantinya akan dibacakan oleh sang komika ini.

 

Beberapa penonton juga diberikan kesempatan untuk menceritakan ceritanya langsung di atas panggung. Ya itupun kalau mereka siap untuk di roasting atau diguyon oleh pelawak tunggal ini.

 

Karena format acaranya yang unik, banyak sekali orang yang berminat untuk ikut menonton pertunjukan ini. Bahkan, 8000 tiket yang dijual seharga 250 ribu rupiah habis terjual dalam waktu kurang dari 24 jam. Seandainya menjual tiket pentas seni sekolah bisa semudah itu…

 

--

 

Dengan matematika sederhana, kita bisa menghitung bahwa penghasilan kotor Raditya Dika di penjualan 8000 tiket ini mencapai 2 milyar rupiah.

 

Iya, kamu ga salah baca. 2 milyar rupiah. 0-nya ada sembilan.

 

Ohiya, 8000 tiket itu baru show yang diadakan di bulan Februari nanti loh. Kalau ditambah dengan jumlah tiket yang terjual sejak bulan Desember lalu, mungkin penjualan tiketnya bisa mencapai 12000 tiket. Berarti penghasilan kotornya selama sejarah Cerita Cintaku sudah mencapai 3 milyar rupiah.

 

Iya, kamu ga salah baca. 3 milyar rupiah. 0-nya ada sembilan.

 

--

 

Kalau dihitung-hitung, 3 milyar ini bisa untuk apa sih?

 

Kalau dipake foya-foya, uang sejumlah ini bisa dipake untuk beli 60 ribu porsi paket hemat ayam goreng siap saji. 60 ribu itu porsi yang banyak loh. Kasarnya, kamu bisa makan KFC sampe kamu sakit, dilarikan kerumah sakit, lalu sembuh, terus makan lagi sampe sakit lagi. Gitu aja terus.

 

Tapi kalau dipake secara cerdas, uang sejumlah ini bisa dimasukan ke deposito dengan bunga sekitar 4% tiap bulan. Jadi, Raditya Dika bisa mendapatkan 120 juta rupiah secara cuma-cuma setiap bulannya hanya dari bunga depositonya. Dengan uang bulanan sebanyak ini, kamu masih bisa beli 2400 porsi paket hemat KFC setiap bulannya sampe sakit, lalu sembuh, terus makan lagi sampe sakit lagi. Gitu aja terus.

 

Hitungan itu baru meliput estimasi tiket yang terjual selama bulan Desember sampai Februari. Coba kalau sang penulis ini tekun menjalani tur ini sampai bulan Juni, dia sudah bisa pensiun dini hanya dengan tur Cerita Cintaku.

 

--

 

Raditya Dika bisa menghasilkan uang sebanyak itu hanya dengan manggung selama beberapa jam saja. Sedangkan kita rasanya butuh puluhan tahun untuk mengumpulkan dana pensiun. Kok bisa ya?

 

Itu karena kita semua mendapatkan uang bukan dari berapa lama kita mengerjakan sesuatu, namun berapa lama kita menekuni sesuatu.

 

Misal, pelukis handal yang bisa membuat lukisan Mona Lisa dalam waktu dua jam pasti akan tetap bisa menjual lukisannya dengan harga yang sangat tinggi. Itu karena pelukis ini sudah menekuni kesenian melukis sejak lama sehingga dia bisa menghasilkan lukisan berkualitas tinggi dalam waktu yang singkat. Orang membayar ketekunannya, bukan kecepatan pengerjaannya.

 

Sama hal seperti komika satu ini. Dengan berbicara selama 2 jam, dia sudah bisa mendapatkan ratusan juta rupiah. Itu karena orang-orang bukan membayar hiburan selama 120 menit, namun mereka membayar ketekunannya dalam bercerita dan ber-standup comedy selama 10 tahun silam.

 

--

 

Kamu juga bisa berpenghasilan seperti Raditya Dika kalau kamu tekun dalam hal yang kamu tekuni sekarang.

 

Jadi, gimana cerita uangmu?