preloader

Kisah Prince “Charming” Harry dan Cinderellanya

Jan 23, 2020

Di sini ada yang pernah tau cerita Cinderella?

 

Kalau di ceritanya, kisah cinta Cinderella dengan Prince Charming-nya hanya berakhir di pelaminan saja, tanpa ada lanjutan tentang kehidupan berikutnya. Kebayang ga kalau ceritanya dilanjutin sampai ke drama keseharian rumah tangga mereka?

 

Mungkin aja Cinderella, yang secara kasta jauh dibawah sang suami, dibully netizen; because we live in a society where netizen always nyinyir every day. Tapi dapat dipahami sih. Ya si Cinderella ini aja nikahin sang pangeran cuma modal sepatu kaca pemberian dari mimi peri.

 

Tapi kalo itu kejadian di dunia nyata, apa yang terjadi ya?

 

--

 

Meet Meghan Markle, Cinderella nyata yang bisa menikahi Prince Charming-nya, yaitu Pangeran Harry, cucu dari Ratu Elizabeth II yang merupakan anggota dari keluarga kerajaan Inggris. Pada Mei 2018 lalu, netizen turut berbahagia dengan pernikahan pangeran dambaan banyak orang ini.

 

Tapi karena ini bukan dongeng, jadi ya jelas bahwa istilah ‘living happily ever after’ itu fana.

 

--

 

Ya walaupun Meghan bukan pembantu rumah tangga kayak Cinderella, tapi tetep aja doi nikahin Sang Pangeran Harry, idola sejagat raya. Walaupun Meghan adalah aktris yang terkenal, tapi tetep aja derajatnya sangat berbeda dengan Pangeran Harry yang berdarah biru.

 

Alhasil, banyak netizen yang ga terima sama anggota kerajaan baru asal Amerika ini karena satu hal dan lainnya. Hal ini dilihat dari banyaknya media pers yang meliput hal negatif tentang Meghan, walaupun beliau bisa dibilang aktif melaksanakan kegiatan sosial sebagai Istri Pangeran.

 

Keisengan media ini memuncak disaat ada yang mempublikasikan surat pribadi Meghan ke ayahnya. “Gokil, klean ga paham privasi apa ya??” kira-kira begitulah kemurkaan Duchess of Sussex ini.

 

Ga hanya sang istri, tapi sang suami juga ikut ngamuk. “Dulu nyokap gua pernah meninggal karena paparazzi. Masa istri gua juga harus ngalamin hal yang sama??” kira-kira begitulah kemurkaan Duke of Sussex ini.

 

FYI, ibunda dari Pangeran Harry, Putri Diana, meninggal karena kecelakaan mobil ditengah kejar-kejaran sama paparazzi. Jadi, wajar kan kenapa sang suami ikut ngamuk?

 

Karena semua hal ini, Meghan mengaku stress dalam beradaptasi dengan semua perubahan yang terjadi di hidupnya, salah satunya yaitu bergabung di keluarga kerajaan.

 

--

 

Setelah semua yang terjadi, Pangeran Harry membuat lompatan jauh dalam hidupnya. Dia memutuskan untuk melepas gelar kerajaannya dan tinggal di Kanada bersama istri dan anaknya. Alesannya sih karena dia mau hidup mandiri secara finansial, tapi juga karena dia ingin memiliki ruang privasi, terkhusus untuk sang istri.  

 

Tapi bukan berarti dia mau ninggalin Inggris gitu aja. Dia tetap akan tinggal nomaden di Inggris dan Kanada untuk menjalani tanggung jawabnya sebagai cucu Ratu Elizabeth II dan melayani rakyatnya. Coba bayangin, udah sayang istri, sayang nenek, sayang anak, sayang rakyat, amanah sama tanggung jawab, apa yang kurang cobaaa? Pantes fansnya banyak.

 

Namun, Ratu Elizabeth tidak mengizinkan Pangeran Harry untuk mengemban dua kewajiban sekaligus. Intinya, dia harus milih: tinggal di keluarga kerajaan dan mengemban tanggung jawabnya, atau tinggal bersama Meghan di Kanada demi kesehatan mental sang kekasih.

 

Gokil ga tuh?? Disuruh milih antara keluarga ato istri. Gimana ga galau Prince Charming ini??

 

Namun akhirnya, Prince Harry memilih untuk tinggal bersama istri, walaupun berat hati meninggalkan keluarga besarnya. Sang nenek pun menghormati keputusan cucunya dan dengan berat hati juga memberi izin untuk merantau, karena sebenarnya beliau tetap ingin cucunya melayani di kerajaan.

 

--

 

Lalu sekarang gimana kondisinya?

 

Ratu Elizabeth II telah memberikan izin secara resmi kepada Pangeran Harry dan Meghan untuk melepas gelar kerajaannya. Yaa walaupun netizen terlihat ga senang sama keputusan ini, tapi kita bisa apa kalau Sang Ratu sudah memberi restu.

 

Intinya, banyak sekali drama yang terjadi di keluarga kerajaan ini semenjak royal wedding yang sempat viral 20 bulan yang lalu. Tapi ya namanya kehidupan, pasti ga akan seindah kartun jaman 90-an.

 

Seenggaknya, kita belajar kalo emang ga ada hubungan yang sempurna, walaupun kita berpasangan dengan laki-laki atau perempuan yang sempurna.

 

--

 

Jadi, lo masih mau rebahan sambal nungguin Prince Charming lo?