preloader

Mengenal Empat Macam Gaya Belajar VARK

Dec 26, 2019

Sama seperti gaya berpakaian dan berpenampilan, kita semua pasti mempunyai gaya belajar masing-masing. Coba bayangin, kalau kita berpakaian yang nggak sesuai gaya kita, pasti pergi kemana-mana pun rasanya nggak pede kan? Nah, urusan belajar kurang lebih sama seperti itu. Kalau kita belajar nggak sesuai dengan gaya kita, pasti materinya akan sulit dipahami.

 

Jadi, gaya belajar itu ada apa aja sih? Neil Fleming dan Coleen Mills menyimpulkan 4 gaya belajar berdasarkan model VARK, yaitu:

 

1. V: Visual
Kalau kamu pelajar visual, maka tabel dan diagram adalah sahabat karibmu selama proses belajar. Pelajar yang memiliki gaya belajar ini mendapatkan hasil maksimal dalam belajar apabila mereka bisa melihat ilustrasi dari informasi yang ada. Misalnya seperti menonton video animasi yang menggambarkan diagram Venn saat belajar materi himpunan, atau melihat grafik nilai mata uang saat belajar materi inflasi. Kalo kamu tipikal murid yang langsung pusing kalau ketemu buku yang banyak tulisan tanpa ada gambar sedikitpun, tenang. Kamu nggak sendiri kok!

 

2. A: Auditory
Untuk para pelajar auditory, mencatat selama pelajaran bukanlah kebiasaan sehari-harinya. Mereka memanfaatkan pendengarannya untuk merekam dan memproses informasi supaya belajarnya efektif. Sebagai contoh, saat guru mengajar di kelas, mereka fokus mendengarkan penjelasan gurunya daripada mencatat seisi papan tulis. Selain itu, berdiskusi adalah hobi para pelajar auditory, karena bertukar pikiran secara lisan adalah salah satu cara efektif untuk menambah wawasan mereka. Jadi kalo kamu ga suka mencatat, bukan berarti kamu malas, bisa jadi memang gaya belajar kamu yang bukan begitu!

 

3. R: Reading/Writing
Seperti namanya, para pelajar reading/writing adalah tipe pelajar yang dikenal kutu buku oleh teman-teman sekelasnya. Memandangi papan tulis dan layar presentasi untuk memahami isi tulisannya adalah jurus andalan pelajar bergaya belajar ini. Kalau pelajar auditory benci mencatat di buku, pelajar reading/writing ini jelas 180 derajat berbeda. Bahkan, mereka gemar mengulang pelajaran yang dipelajari sebelumnya dengan menulis semua materi di buku keramat mereka. Jadi jangan minder kalau kamu pernah dikatain kutu buku sama temen sekelas, orang itu gaya lo kok!

 

4. K: Kinesthetics
Nah, pelajar bergaya kinesthetics sedikit unik dibandingkan dengan yang lain. Para pelajar bertipe ini belajar dengan efektif kalau mereka mempraktekkan ilmunya secara langsung. Contohnya, mereka susah memahami teori bahwa larutan asam dapat dinetralkan dengan larutan basa. Mereka harus membuktikannya sendiri di laboratorium kimia untuk dapat memahaminya konsepnya dengan baik. Oleh karena itu, tipe pelajar bergaya ini memiliki keingintahuan yang tinggi dan hobi bereksperimen tentang berbagai hal. Apa kamu termasuk ke golongan pelajar kaya gini?

 

--

 

Nah, itulah keempat gaya belajar menurut model VARK. Kalau kamu masih krisis identitas sama gaya belajar kamu sendiri, coba ambil tes gratisnya di sini ya biar belajarnya bisa lebih efektif lagi. Jadi, kamu #TimVisual, #TimAuditory, #TimReading, atau #TimKinesthetic?